Minggu, 21 September 2008

tugasnya sayek,,daari STSN6 wordpress.com

#include
main()
{
int a,b,c;
a[5][5]=[0,0][0,1][0,2][0,3][0,4]
[1,0][1,1][1,2][1,3][1,4]
[2,0][2,1][2,2][2,3][2,4]
[3,0][3,1][3,2][3,3][3,4]
[4,0][4,1][4,2][4,3][4,4]
clrscr();
printf(”masukan 25 teks berita=”);
for(b=0;b<=4;b++)
a[0][b]=getch();
for(b=4;b>=0,b–)
a[1][b]=getch();
for(b=0;b<=4;b++)
a[2][b]=getch();
for(b=4;b>=0;b–)
a[3][b]=getch();
for(b=0;b<=4;b++)
a[4][b]=getch();
printf(”matriks yang anda input=”);
for(b=0;b<=4;b++)
{
for(c=0;c<=4;c++)
printf(”%c”,a[b][c];
}

program RC4 dari STSN6.wordpress

penyempurnaan dari yang sebelumnya RC4 menggunakan Operasi file, maaf Baru setelah UAS bisa diposting akan ada perbaikan-perbaikan lainnya…

#include
#include
#include
#include
#include
#include

#define ENTER ‘\r’

int xbox_pertama[256];
int xbox_kedua[256];
int initialkey[11];
unsigned char plaintext[7], ciphertext[7], kosong, key;
int a,b,c,d,i;

void sbox_pertama(void)
{
for(i=0;i<=255;i++)
xbox_pertama[i]=i;
}

void sbox_kedua(void)
{

printf(” Masukkan initial Key Anda : “);
gets(initialkey);

b=strlen(initialkey);
for(i=0;i<=255;i++)
{
xbox_kedua[i]=initialkey[i%b];
}
}

void kunci(void)
{
char OLD[7];
FILE *pf1;

printf(”\n\n Nama File untuk menyimpan xbox_pertama : “);
gets(OLD);

pf1=fopen(OLD,”a+”);

b=0;
for(a=0;a<=255;a++)
{
b=(b+xbox_pertama[a]+xbox_kedua[a])%256;
kosong=xbox_pertama[a];
xbox_pertama[a]=xbox_pertama[b];
xbox_pertama[b]=kosong;
}

for(a=0;a<=255;a++)
{
putc(xbox_pertama[a],pf1);
putc(’ ‘,pf1);
}

for(a=0;a<256;a++)
{
printf(”%4d”,xbox_pertama[a]);
if((a+1)%16==0) {printf(”\n”);}
}

fclose(pf1);

}

void process(void)
{
a=0;
b=0;

printf(”\n\n Masukkan plaintext : “);
gets(”plaintext”);

for(c=0;c<6;c++)
{
a=(a+1)%256;
b=(b+xbox_pertama[a])%256;
kosong=xbox_pertama[a];
xbox_pertama[a]=xbox_pertama[b];
xbox_pertama[b]=kosong;
d=(xbox_pertama[a]+xbox_pertama[b])%256;
key=xbox_pertama[d];
ciphertext[c]=plaintext[c]^key;
printf(”\n %c -> %c”,plaintext[c],ciphertext[c]);
}

printf(”\n\n ciphertext : “);
for(a=0;a<6;a++)
{
printf(”%c “,ciphertext [a]);
}

}

main()
{
int x,y,i,j,k,pilops;
char c,kar,password[10],p[9]=”linklist”;

clrscr();

puts(””);
puts(” *************************************”);
puts(” * RC4 dengan Operasi File *”);
puts(” * Rani Diansari Magdalena C dan Mahful Hudha *”);
puts(” * *”);
puts(” * *”);
puts(” * *”);
puts(” *************************************”);
printf(”\n\n”);

c=’\xFE’;
awal:
printf(” LOGIN :\n\n”);
printf(” MASUKKAN PASSWORD : “);
for(i=0;i<10;i++)
{
password[i]=getch();
putchar(’*’);
if(password[i]==ENTER)
{password[i]=”; break;}
}

if(strcmp(p,password)==0) {printf(”\n\n\n LOADING\n\n “);
printf(” “);
for(i=0;i<3;i++)
{
sleep(1);
printf(”%c”,c);
}
clrscr();
printf(”\n\n”);
goto proses;
}

else {printf(”\n\n Password Anda Salah!!!\n”);
printf(”\n Ulangi LOGIN ? ( Y / T) “); kar=getche();
if(kar==’Y’||kar==’y’) {printf(”\n\n\n”); goto awal;}
if(kar==’T’||kar==’t’) goto selesai;
}

proses:
sbox_pertama();
sbox_kedua();
kunci();
process();

printf(”\n Ulangi Operasi LINK LIST ? ( Y / T) “); kar=getche();

if(kar==’Y’||kar==’y’) {printf(”\n\n\n”); goto proses;}
else goto selesai;

selesai:
getch();
}

Minggu, 17 Agustus 2008

STSN 6

gw lagi online sekarang diruma
gtw knapa tiba2 pengen buat posting aj deh


hmm
g terasa sudah hampir setahun Qt semua bertemu saudaraQ,
dlu Qt dikumpulkan bersama saat mw daftar ulang, iya kan?
dikumpulin tanggal 290807 dan langsung diberikan berbagai macam jenis barang yang harus dibawa saat mulai PPMB,
ada barang untuk kelompok, dan barang pribadi.
dlu,waktu dikumpulin di auditorium STSN,gw cuma kenal sedikit banget,,
cuma wawan, ricky aji, sathia, tama, agria, damar,
n di cewenya cuma asti, dan sayekti doank itu juga karena gw nomor urut nya deketan..hha)
abiz dikasi tugas untuk barang2 yang harus dibawa,
Qt langsung briefing untuk pembagian tugas tuu,,(inget kan?)
dlu saya kdapetan bawa sirup sarang sari 1 lusin( duwh kalo temen2 tw,,nyari tu barang susah banget lhow,,coba aja tanya wawan,,dia saksi perjuangan gw waktu nyari2 tu sirup dari alfa,indomart,hero,sampe carrefour)hhe
uda gitu,,nyari barang2 pribadinya susahnya minta ampuuun,,dari baju item,clana item, kaos ijo TNI, sampe karet PDL sgala,,hufft
sampe2 Qt buat langsung no telp Qt untuk saling bantu nantinya,
perlu di ingat,,waktu untuk ngumpulin barang2ny g ada 1 hari lho,,


keesokan hariny,gw dianter sama ayah naik mobil untuk dianterin k bumi sanapati(bumi yang kelak akan menghsilkan sutu kehidupan yang berbeda dari bumi yang biasa)
barang yang dibawa langsung dimasukin ke bus STSN.dan kami langsung masuk k bumi Sana pati,,biz itu,,,








saudaraQ,
semua yang ditulis itu g semata mata untuk dijadikan suatu catatan dari STSN 6,
tapi untuk dijadikan sebagai sejarah dankenangan yang terindah untuk STSN 6,kelak itu yang akan menjadikan kita untuk berubah dam memperbaiki diri untuk melakukan perbaikan

ayooo kita raptkan barisan,.
tanpa kalian semua,,g akan bisa.!!!
STSN 6 jaya?!!


-ndra-

Senin, 11 Agustus 2008

3. CONTOH IMPLEMENTASI DALAM FUNGSI HASH

3. CONTOH IMPLEMENTASI DALAM FUNGSI HASH
3.1. APLIKASI KRIPTOGRAFI DENGAN ALGORITMA MESSAGE DIGEST 5 (MD5)
Kita akan membahas sedikit mengenai messade digest 5(MD5), salah satu dari bagian kriptografi adalah fungsi hash satu arah. Fungsi hash satu arah adalah dimana kita dengan mudah melakukan enkripsi untuk mendapatkan cipher-nya tetapi sangat sulit untuk mendapatkan plaintext-nya . Salah satu fungsi hash yang paling banyak digunakan adalah Message Digest 5 (MD-5).
Sewaktu kita menerima atau mengirim pesan pada jaringan, terdapat tiga buah persoalan yang sangat penting, kerahasian, autentikasi, keutuhan dan tak berbantahkan (non-repudiation). Message Digest 5 (MD5) adalah salah satu alat untuk memberi garansi bahwa pesan yang dikirim akan sama dengan pesan yang diterima, hal ini dengan membandingkan ‘sidik jari’ atau ‘intisari pesan’ kedua pesan tersebut. MD5 merupakan pengembangan dari MD4 dimana terjadi penambahan satu ronde. MD5 memproses teks masukan ke dalam blok-blok bit sebanyak 512 bit, kemudian dibagi ke dalam 32 bit sub blok sebanyak 16 buah. Keluaran dari MD5 berupa 4 buah blok yang masing-masing 32 bit yang mana akan menjadi 128 bit yang biasa disebut nilai hash. Makalah ini mempunyai tujuan untuk merencanakan dan merancang suatu aplikasi untuk menganalisa proses keutuhan atau perubahan pesan dengan menggunakan MD5 dan juga dapat menganalisa hasil keluaran dari MD-5 yang berupa kecepatan dari proses aplikasi yang dibuat.
3.1.1. Sistem Kriptografi MD5
Pada bagian ini dijelaskan mengenai system kriptografi MD-5 secara spesifik, yaitu system kriptografi algoritma MD5 yang menjelaskan dari awal masukan hingga keluarannya.

3.1.2 Prinsip Dasar MD5
Message Digest 5 (MD-5) adalah salah satu penggunaan fungsi hash satu arah yang paling banyak digunakan. MD-5 merupakan fungsi hash kelima yang dirancang oleh Ron Rivest dan didefinisikan pada RFC 1321[10]. MD-5 merupakan pengembangan dari MD-4 dimana terjadi penambahan satu ronde[1,3,10]. MD-5 memproses teks masukan ke dalam blok-blok bit sebanyak 512 bit, kemudian dibagi ke dalam 32 bit sub blok sebanyak 16 buah. Keluaran dari MD-5 berupa 4 buah blok yang masing-masing 32 bit yang mana akan menjadi 128 bit yang biasa disebut nilai hash.
Pada Gambar 3.1 terlihat simpul utama dari MD- 5. Simpul utama MD5 mempunyai blok pesan dengan panjang 512 bit yang masuk ke dalam 4 buah ronde. Hasil keluaran dari MD-5 adalah berupa 128 bit dari byte terendah A dan tertinggi byte D.

Gambar 3.1 simpul utama MD-5

Daftar Blog Saya

Entri Populer