Selasa, 14 Desember 2010

Kembali memposting,,,Fingerprint Authentication

ya diawali dengan topik diatas,,mencoba untuk kembali eksis menulis,,yah meskipun hanya celotehan dan curhat doank,,hhe
intinya,,sedikit apapun tulisan kita,,sing penting bermanfaat..
kali ini coba untuk memberikan informasi sedikit (sedikit amat emank,,hhe) tentang Fingerprint

Meskipun fingerprint telah digunakan untuk mengidentifikasi seseorang sejak pertengahan abad 19, skema fingerprint authentication modern merupakan bagian kecil dari implementasi “ink and roll procedure”.
Fingerprint merupakan kombinasi dari ridges dan pola garis yang terdapat pada permukaan jari, termasuk valley. Pola ridge sidik jari terdii atas loops, whorl, dan arch (Lihat gambar 3). Minutiae perupakan pola yang terputus pada ridge. Dan nilai tersebut dapat diambil dari ridge ending, bifurcation (forks), crossover (intersection), dsb.


Gambar 3. Ilustrasi pada fingerprint minutiae

Fingerprint authentication berbasis pada hubungan dari fitur yang ada (ridge, loops, crossover, bifurcation, dsb). Data dari fitur tersebut di sederhanakan (dengan menggunakan algoritma dari device yang ada) untuk mengsekstraksi nilai fingerprint berdasarkan pendekatan spatial.

Bagaimana Fingerprint Authentication Bekerja?
Dalam penggunaan, fingerprint authentication sangat sederhana. Pertama, user enroll sidik jari kedalam sistem. Sensor mengambil nilai fingerprint. Sensor tersebut menginterpretasikan dan representative nilai ekstraksi ke file data berdasarkan algoritmayng berasal dari suatu aplikasi. Selama proses verifikasi, nilai fingerprint diproses ulang, dan menggenerate nilai ekstraksi dari data file.
Algoritma matching membandingkan nilai fitur ekstraksi data file untuk identifikasi template fingerprint dari user, dan mencocokan apakah nilai tersebut terverifikasi atau tidak.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

terima kasi yah
madridista89

Daftar Blog Saya

Entri Populer