Minggu, 22 Juni 2008

algoritma hash MD2,MD4,MD5

membahas tentang algoritma hash MD2, MD4, dan MD5. Ketika varian algoritma ini
merupakan varian yang berkembang dari hasil pengembangan dari varian sebelumnya. Ketiga algoritma
fungsi hash ini dikembangkan oleh Ron Rivest di MIT untuk RSA Data Security. MD5 saat ini telah
dikenal sebagai algoritma yang cukup banyak dipakai secara luas pada dunia kriptografi sebagai salah satu
pilihan algoritma fungsi hash.
Perbedaan yang dibahas dalam makalah ini dari segi kompleksitas, performansi, dan tingkat keamanan
masing-masing algoritma. Sebenarnya ketiga algoritma ini merupakan algoritma yang cukup mirip, karena
ketiganya dibuat oleh orang yang sama. Selanjutnya algoritma yang lebih baru merupakan perbaikan dari
algoritma sebelumnya. Untuk tingkat kemanan, akan dibahas seberapa jauh kriptanalis dapat menembus
dan menemukan kolisi untuk masing-masing algoritma.
Sebuah perangkat lunak digunakan untuk mencoba bermacam-macam variasi input untuk algoritma MD2,
MD4, dan MD5 tersebut.

Dalam dunia kriptografi terdapat sebuah fungsi
yang sesuai digunakan untuk aplikasi keamanan
seperti otentikasi dan integritas pesan. Fungsi
tersebut adalah fungsi hash. Sebuah algorima
fungsi hash atau yang biasa disebut juga sebagai
message digest algorithm beroprasi pada sebuah
input string dengan ukuran yang bervariasi dan
menghasilkan sebuah output string yang bersifat
unik dengan ukuran yang tetap (pada umumnya
berukuran jauh lebih kecil dari pada ukuran
semula). Output string ini kemudian biasa
disebut dengan nilai hash atau message digest.
Sebenarnya fungsi hash ini banyak
dikembangkan dewasa ini salah satunya adalah
untuk digunakan pada proses penandatangan
digital dokumen, namun fungsi hash sebenarnya
dapat digunakan secara luas dalam beragam
aplikasi.


tunggu yang berikutny,._ _

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

terima kasi yah
madridista89

Daftar Blog Saya

Entri Populer