Rabu, 29 Juli 2009

Tiga Pelatih Ragukan Kekuatan Real Madrid



gw selaku Madridista g terima kalo madrid dikucilkan,,hhu sedih rasanya,,.
dapet artikel dari http://bola.kompas.com/read/xml/2009/07/29/07591780/tiga.pelatih.ragukan.kekuatan.real.madrid
katanya banyak pelatih yang meragukan el real,,.
hmmmphhhh kita tunggu aja 1 musim kedepan kaya gimana??
pasti bisa,.!!ayo real madrid kita satukan kekuatan,hhe



MUENCHEN, KOMPAS.com - Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson mempertanyakan kualitas Real Madrid dalam menghadapi musim baru. Menurutnya, "El Real" masih punya pekerjaan besar dalam memenuhi keseimbangan tim.

Madrid menjadi sorotan dunia sepak bola setelah klub raksasa Spanyol itu mengeluarkan, kalau bukan menghamburkan, banyak uang untuk membeli pemain bintang. Tak kurang dari 200 juta poundsterling atau lebih dari tiga triliun rupiah sudah mereka keluarkan untuk membeli empat pemain. Jumlah itu masih akan bertambah lagi karena "Los Galaticos" masih mengincar sejumlah pemain lain dengan harga selangit.

Tiga pelatih klub yang kini akan membawa tim mereka dalam turnamen Audi Cup di Allianz Arena mengkritik kebijakan transfer itu. Dalam pandangan Ferguson, transfer itu tak mencerminkan kekuatan Madrid sesungguhnya dalam cakupan teknis sepak bola, bukan finansial klub. Tim dengan banyak uang tak menjamin bisa mendapatkan sukses di turnamen. Pembelian dua gelandang, satu bek, dan satu striker di Santiago Bernabeu tidak akan menjamin mereka sukses mencapai target musim depan, yakni juara di semua kompetisi.

"Ada contoh sangat baik sebuah tim pada 1950an, Sunderland, yang belanja banyak uang dikenal sebagai bank di antara klub Inggris. Mereka tidak memenangkan apapun hingga akhirnya mereka terdegradasi," ungkap Ferguson.

Sama seperti yang pernah dikatakan pelatih Madrid, Manuel Pellegrini, bahwa Madrid memerlukan gelandang sentral, Ferguson juga menyatakan bahwa klub tersebut bolong di tengah. Karena itu, seorang winger seperti Cristiano Ronaldo bisa saja ditarik ke tengah untuk mengisi celah tersebut. Masalah bisa terpecahkan jika "Los Merengues" mendapatkan gelandang Liverpool, Xabi Alonso.

"Saya tidak bilang Real Madrid akan terdegradasi, tapi itu sulit dan mereka akan punya banyak m,,

asalah keseimbangan. Saya tidak tahu apakah (Pelatih Madrid) Manuel Pellegrini akan membawa tim utama dengan semua pemain ini. Saya bilang kepada Ronaldo, dia akan bermain di tengah karena mereka tidak punya pemain seperti itu," ujarnya.

Musim lalu "Los Blancos" kebobolan 52 gol di Liga Divisi Primera, atau hanya lima angka lebih baik dibandingkan juru kunci Recreativo Huelva. Ini mengindikasikan bahwa Madrid memerlukan bek lagi. Ini pun pernah diungkapkan oleh Pellegrini. Itulah alasannya merekrut Raul Albiol, yang sebetulnya berperan sebagai gelandang sentral di tim nasional Spanyol. Sampai sekarang, perburuan Madrid terhadap bek tengah Alvaro Arbeloa belum membuahkan hasil.

Setali tiga uang dengan Ferguson, pelatih Bayern Muenchen Louis Van Gaal pun meragukan kemampuan Pellegrini dalam meracik tim berdasarkan kumpulan pemain terbaik dunia itu. "Filosofi saya adalah Anda harus membangun sebuah tim. Anda tidak dapat belanja satu orang. Saya harap pelatih Real Madrid dapat membuat sebuah tim dengan banyak individu, tapi saya tidak tahu apakah dia bisa. Kadang Anda bisa, kadang sangat, sangat sulit."

Pendapat Van Gaal itu diamini oleh pelatih AC Milan, Leonardo Araujo. Pengganti Carlo Ancelotti itu merujuk pada kegagalan "Los Galaticos" era Zinedine Zidane, Ronaldo, dan David Beckham, yang memang tak begitu memukau perhatian dunia.

"Tidak mudah bagi Madrid dan mereka tidak berhasil di masa lalu. Mereka punya pengalaman sendiri dengan galacticos dan akhirnya tidak memenangi apapun," kata pelatih asal Brasil itu. "Anda dapat membeli pemain bertalenta dan membuat berbagai kemungkinan, tapi tidak mudah membangun sebuah skuad dan mengatur pemain seperti Kaka, Ronaldo, dan (Karim) Benzema. Anda perlu lebih dari sekadar uang untuk membangun sebuah tim. Anda perlu semangat dan kami masih harus melihatnya jika Madrid punya."

Pada pramusim ini, Madrid memang belum menampakkan kualitas yang begitu dahsyat. Mereka hanya menang 1-0 atas tim liliput Shamrock Rovers di Irlandia dan ditahan imbang 1-1 oleh Al Ittihad di duel perdana Piala Perdamaian. Pellegrini juga masih bimbang menentukan format baku pemain starter karena semua pemain sangat bagus. (TIMES, GRD)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

terima kasi yah
madridista89

Daftar Blog Saya

Entri Populer