Rabu, 06 Januari 2010

Bekasi I’m in Love


Tepat saya kelas III SD yang istilah anak bekasi “bau kencur” saya kembali lagi ke kota tercinta, Kranji. Kalo kalian tau dimana tepatnya kranji, itu salah satu daerah berkembang di daerah baratnya bekasi a.k.a Bekasi Barat, katanya sih perbatasannya dengan Jakarta timur deket bintara.

Dulu saya sempat tinggal di bekasi umur 5 tahun, atau tepatnya saat gw pas awal kelas I SD. Setelah itu kita sekeluarga pindah dan merantau ke pulau sumatera (medan) sampai ke daerah timur Indonesia (dari yang ujung pandang sampe ke ternate). Hanya dengan 2 - 3 tahun merantau, kita semua kembali lagi ke kranji.

Tinggal di sebuah rumah mungil dengan berbagai aktivitas yang dijalani. Saya awali Bekasi I’m in love saya dari SDN Kranji XIII. Lama merantau akhirnya saya kembali ke SD yang terkenal dengan “Danau” nya. Gimana ngga danau?. Sampai sekarang pun Sekolah Dasar yang beralamat di Jalan Makam. Kranji. Bekasi Barat itu selalu tenggelam dengan air alias banjir ketika hujan datang. Kenapa danau?. SD saya gabungan antara SDN Kranji XIII dan SDN Kranji XVII, dan di belakang sekolah tersebut terdapat sebuah lapangan yang berbentuk cekung, nah uniknya disini nih, ketika hujan lapangan tersebut seketika membentuk sebuah objek wisata dadakan (danau hijau nan indah dengan eceng gondok diatasnya =P ) ditambah dengan beberapa orang yang “mencari peruntungannya” dengan memancing di danau tersebut, katanya sih banyak ikan disana (ikan apaan pak??). Pernah suatu hari kita ngga belajar hanya karena di kelas saya ada genangan air 30 cm, jadi istilahnya kita “jumsih” alias jumat bersih, padahal bukan hari jumat juga.=P). tapi segala halangan dan hambatan tidak membuat kami “mati” untuk belajar.




Sebuah sekolah kecil yang memiliki nama keren “SDN Kedondong” kami semua memiliki berbagai kenangan disana, dari soal cerdas cermat sebelum pulang, bermain permainan daerah galasin alias gobag sodor dan permainan modern (PS dan pistol “kokangan”), sampai “cinta monyet” nya anak SD (cieee). Meskipun sekolah kecil, namun guru guru yang mengajar kami benar-benar “guru” untuk kami, mengajarkan sebuah kesederhanaan dalam bertindak dan belajar. Terbukti beliau rela mengajar meskipun beberapa dari mereka adalah guru honorer dan sudah diangkat menjadi PNS kurang lebih 8 tahun kemudian.

Beberapa lulusan Sekolah Kecil tersebut ada yang melanjutkan ke SMP Bekasi ataupun Jakarta. Salah satu diantaranya adalah saya dan rekan saya Irfan Febry yang melanjutkan di salah satu SMP terkemuka di Jakarta Timur, SMPN 199 Jakarta. Dan kembali melanjutkan ke SMU unggulan di Jakarta timur. SMAN 12 dan 81 jakarta.

Sungguh Prestasi luar biasa dari suatu Sekolah kecil yang bernama “SDN Kedondong” memiliki lulusan yang melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi yaitu Perguruan Tinggi, baik negeri ataupun swasta. Karena banyaknya keterbatasan, tidak sedikit dari kami yang hanya sekedar lulusan dari SMP dan SMA. Beberapa ada pula yang bekerja dan menikah pada usia yang cukup dini untuk menutupi keterbatasan yang ada yaitu masalah ekonomi.

Sekolah kecil itu merupakan salah satu alasan mengapa saya sangat bangga dan cinta terhadap Kranji, salah satu bagian kecil dari Bekasi dan Jawa Barat. Sebenarnya banyak sekali kenangan yang dihadirkan di sekolah kecil kami, dan saya yakin semua yang pernah bersekolah disana pasti memilik banyak cerita menarik yang tidak akan pernah terlupakan.

Kami bangga dengan Sekolah kecil kami, terakhir saya kesana tahun 2007. Sekolah tersebut sudah mengalami perbaikan dan renovasi, terlihat lebih indah dilihat. Namun, julukan “Sekolah banjir” ataupun “danau” masih melekat erat pada kami, tepatnya pada sekolah kecil kami. Hal itu tidak membuat kami semua putus asa. Beberapa dari kami banyak yang sampai saat ini meneruskan di berbagai Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta.

Tepat 12 tahun sejak saya masuk ke Sekolah Kecil itu, sekarang saya duduk di depan laptop yang menemani saya dalam pembelajaran di Sebuah Perguruan Tinggi Kedinasan terkemuka di Indonesia, Perguruan Tinggi yang bergerak dalam bidang Persandian yang merupakan impian dari beberapa siswa SMA untuk melanjutkan studinya yang bertempat di sebuah daerah terpencil di daerah Ciseeng, Bogor.

Apa yang telah kami dapatkan sekarang merupakan buah usaha dari “bocah ingusan” dari kranji, dan saya yakin itu semua adalah harapan dari guru guru kami yang senantiasa mengabdi demi Negara untuk menceradaskan bangsa.

Ya, Sekolah yang terkenal dengan “banjir” dan “danau” tersebut yang membuat kami semua seperti ini. Sekolah yang mengajarkan kami akan sebuah kesederhanaan dalam bersikap, sekolah mungil yang terletak di Jalan Makam. Kranji. Bekasi Barat. Sekolah yang kami cintai dan kami banggakan. Sekolah Mungil “SDN Kedondong” yang akan tetap “hidup” dengan kesederhanaannya.

Oleh :
Nama : Indra Adi Putra
Judul : Bekasi I’m in Love
URL : http://infokriptografi.blogspot.com
Email : indraadiputra@Ymail.com
Dibuat untuk mengikuti Lomba Blogger Bekasi dengan tema AKU CINTA BEKASI.

2 komentar:

  1. keren juga artikelnya.....
    hidup kota bekasi....
    memang bekasi ini memiliki banyak pemuda yang kreatif dan smart....

    BalasHapus
  2. alhamdulillah kalo dianggap gitu,,
    saya suka bekasi sangatttt^^
    tinggal dimana manknya?

    BalasHapus

terima kasi yah
madridista89

Daftar Blog Saya

Entri Populer