Kamis, 26 November 2009

Hash Function overview


Cryptographic Hash Function adalah suatu fungsi dengan inputan yang berubah-ubah panjangnya (atau sangat panjang) dan memetakannya sehingga menghasilkan output yang pendek dan panjang nya tetap. Fungsi satu arah (one-way function) sering disebut juga sebagai fungsi hash, message digest, fingerprint, fungsi kompresi dan message authentication code(MAC). Fungsi ini biasanya diperlukan bila kita menginginkan pengambilan sidik jari dari suatu pesan.
Sebagaimana sidik jari manusia yang menunjukkan identitas si pemilik sidik jari fungsi ini diharapkan pula mempunyai kemampuan yang serupa dengan sidik jari manusia dimana sidik jari pesan diharapkan menunjukj ke satu pesan dan tidak dapat menunjuk ke pesan lainnya. Dinamakan juga sebagai fungsi kompresi karena masukan fungsi satu arah ini selalu lebih besar dari keluarannya sehingga seolah olah mengalami kompresi. Namun, kompresi hasil fungsi ini dapat dikembalikkan ke asalnya sehingga disebut fungsi satu arah.




Dinamakan sebagai message digest karena seolah olah merupakan intisari pesan. Padahal tidak demikian, sebab intisari pesan seharusnya merupakan ringkasan pesan yang masih dapat dipahamiu maknanya, sedsangkan disini justru kebalikannya dengan diketahui sidik jarinya justru orang diharapkan tidak tahu pesan aslinya.
Pada aplikasi kriptografi, hash function dibedakan menjadi unkeyed dan keyed hash functions.

1. Unkeyed Hash Function (Manipulation Detection Codes = MDCs)
Hanya memerlukan satu parameter input, yaitu berita

2. Keyed Hash Function (Message Authentication Codes = MACs)
Menggunakan dua parameter input, yaitu berita dan kunci

Selanjutnya, Unkeyed hash functions atau MDCs yang akan dikenal sebagai Hash Functions. Hash functions juga dapat digunakan untuk keamanan pada autentikasi berita yaitu dengan melakukan autentikasi dari hasil hash berita tersebut. Contoh sederhana misalnya proses komunikasi pengiriman file ukuran besar yang melalui jalur insecure, autentikasi yang dilakukan yaitu dengan mengirimkan hasil hash dari berita melalui jalur komunikasi biasa misalnya mail biasa atau melalui telefax.
Aplikasi hash functions yang umum adalah digital signatures yaitu aplikasi untuk menandatangani hasil hash dan hal ini jauh lebih baik daripada menandatangani berita aslinya, dan akan mendapatkan keuntungan keamanan sekaligus performance. Dengan hash functions kita dapat membandingkan dua buah nilai tanpa harus membuka berita. Misalnya password dan passphrase.

Referensi :
[1] Kurniawan, Yusuf. 2004. KRIPTOGRAFI Keamanan Internet dan Jaringan Komunikasi. Informatika Bandung. Bandung
[2] William Stallings, "Cryptograpgy and Network Security,Third edition", Prentice Hall.
[3] Chabaud and Joux, Different Collisions in SHA-0, 1998,
http://fchabaud.free.fr/English/Publications/sha.pdf
[4]http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://www.clipperz.com/files/clipperz.com/sha256-2.jpg&imgrefurl=http://www.clipperz.com/learn_more/crypto_foundations/sha_2_secure_hash_algorithms&usg=__NPNWxeYCbr-9ZZ8kTwDuGPp-geM=&h=498&w=417&sz=80&hl=id&start=3&um=1&tbnid=i1kNNyv3skUe3M:&tbnh=130&tbnw=109&prev=/images%3Fq%3Dhash%2Bfunction%26hl%3Did%26client%3Dfirefox-a%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official%26sa%3DN%26um%3D1

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

terima kasi yah
madridista89

Daftar Blog Saya

Entri Populer